Review Hotel, Ocean Residance, Hatyaii

Setelah jalan 2 melewati 2 simpang, kami sampai dikawasan Lee Garden plaza. Mulai melirik kiri-kanan untuk mencari penginapan terdekat. Tepat dekat Lee Garden Plaza, akhirnya nemu hotel seharga 750Bath semalam di Ocean Residance. Cukup mahal emang tapi karena kami udah capek dengan tampang kucel pagi-pagi akhirnya memutuskan untuk menginap di hotel ini.
 
Sampai disini kami disambut pegawai hotelnya yang sangat ramah. Walau si ibuk hotel gak begitu fasih bahasa inggris, tapi kita cukup menggunakan bahasa tulisan dan memahami mimik wajah saja. Lumayan nyambung akhirnya. Setelah check in, sampai dikamar langsung nyari kasur, istirahat sejenak baru mandi dan beres-beres barang.  Lihat perabot dan atribut dikamar bisa dibilang hotel ini masih baru banget. Di kamar ada Tv, 1 tempat tidur, kulkas mini, lemari, kamar mandi+wastafel, dan meja rias kaca. Agak kemahalan untuk harga 750bath semalam dengan fasilitas hotel yang biasa saja di Thailand emang (bisa bagi 2 pastinya), mugkin karena ini kawasan perbatasan, jadi harga disini ternyata udah gak semurah yang dibayangkan. Tapi selama perjalanan jangan sampai ada penyesalan, nikmati perjalanan karena pengalaman lebih berarti dari apapun. (edisi bijak)

Sedikit pengalaman lucu ketika kami di hotel ini, si ibuk hotel yang asli orang Thailand, mau gak mau kami harus berbahasa inggris. Jadi ketika itu si ibuk hotel meminta pasport. Tapi ternyata orang Thailand nyebut pasport bukan dengan pelafalan bahasa inggris yang seperti kita dengar, melainkan kedengaran seperti 'papot'. Awalnya serius beneran bingung ini 'papot' apaan. Kirain si ibuk ngenalin diri namanya 'papot' saya pun dengan pedenya bilang nama 'efn' sambil nunjuk diri. Tapi si ibuk masih sibuk bilang 'papot' sambil nunjuk saya, dan dirinya. Woalaah~ saya pun dalam hati garuk-garuk kepala, akhirnya setelah agak lama, saya pun mulai connect kalau yang dimaksud adalah 'paspor'. hahaha. Si ibuk hotel angguk-angguk dan senyum. Lol

Satu lagi yang paling ingat tentang thaingelish (english nya thailand) semua pelafalan jadi ya ya gitu. Seperti 'one nigth' (dibaca : wan nait) jadi 'wan naiya'. Trus saat mau bilang 'wait'  malah jadi 'waiya'. :D Tapi walau gitu saya sangat enjoy dan menikmati pengalaman selama berada di Thailand, Hatyaii. Selanjutnya malah jadi pengen ke Bangkok yang emang di dominasi warga thai. Pasti bakal seru banget kali yaa~
 
Karena hanya sekelas hotel bacpacker, ukuran kamarnya tidak begitu luasm tapi fasilitas kamar cukup lengkap dengan kasur besar, lemari, kulkas, televisi, dan kamar mandi panas dingin. Tersedia minuman, namun tidak include sarapan.
Objek Wisata Hatyaii Thailand
ocean residence hotel hatyaii thailand
ocean residence hotel hatyaii thailand

ocean residence hotel hatyaii thailand
Fasilitas Kamar di Ocean Residance Hotel
Karena kami dadakan langsung nginap tanpa booking, hotel ini cukup lumayan dari pada harus ngegembel dijalanan. Mungkin bisa jadi pilihan bagi kalian yang kesulitan dapat tenpa menginap dan harus dadakan. Tapi dari beberapa review, masih banyak pilihan lain yang bisa dipertimbangkan.

Location

Tepat berada di pusat kota Hatyaii, karena kemungkinan masih baru dan jarang menginap disini, saya masih belum menemukan di Map.
Sekian.



0 Response to "Review Hotel, Ocean Residance, Hatyaii"

Post a Comment